Defragmentasi Hard Disk


Defragmentasi hard disk berguna untuk mengoptimalkan pengaturan kembali yang terdapat di dalam cluster hard disk. Defragmentasi yang rutin (setidaknya dua minggu sekali) dapat meningkatkan performa computer. Fragmentasi sebuah file di sebabkan karena meng-install, meng-un-install, memindahkan, atau menghapus file pada hard disk. Waktu yang di butuhkan untuk melakukan defragmentasi tergantung pada beberapa faktor seperti jumlah file ter-fragmentasi, kapasitas hard disk, jumlah dan ukuran file, dan performa computer. Sistem operasi MS-DOS, Windows 95/98/Me/2000/XP/Server 2003/Vista memiliki utilitas defragmentasi hard disk yang mampu melakukan reorganisasi terhadap berkas-berkas yang terfragmentasi agar dapat disusun secara berdekatan. Beberapa utilitas lainnya pun banyak tersedia, baik yang bersifat komersial (semacam O&O Defrag, Diskeeper, Norton SpeedDisk) hingga yang gratis

Langkah-Langkah Defragmentasi hard disk:

1. BukaWindows Ekplorer Klik kanan drive yang ingin di defrag (missalnya, Local disk(C)GAMBAR 1#

2. Pilih dan klik Proprtis untuk memunculkan tampilan (Local Disk(C)) pilih tab

3. (Tool) Klik tombol (Defragment Now).

4.  Pilih drive yang akan di defrag. Selanjutnya, klik tombol Analyze untuk melakukan analisis drive, Perhatikan hasil analisis yang telah di lakukan, apakah perlu melanjutkan proses defrag atau tidak. Catatan : Apabila tampilan pesan hasil “you should defragment this volme”, segera lanjutkan dengan proses defrag dengan mengklik tombol Defragment.

5. Setelah mengetahui hasil analisis, anda juga bias melihat detil hasil analisis dengan mengklik tombol View Report Klik tombol close untuk menutup tampilan Analysis Report. 

6. Apabila pesan hasil analisis “you should defragment this volme”, atau dirasa perlu melakukan defragment secara berjangka, klik tombol Defragment

Klik tombol Defragment

defragmen hardisk feridi

7. Setelah proses defragment berakhir di tandai dengan muncul pesan  “Defragmention is complete for : (c).”