Pemprograman Visual Basic (cheat sheet 2)


Visual-Basic-Objects feridiAplikasi VB berisi komponen-komponen berupa objek. Setiap komponen memiliki event dan metode (misalnya, mengklik, mengetik, meletakkan kursor dsb), itu semua event-event yang akan memicu metoda yang ada dalam objek tersebut. Pada dasarnya kode program adalah instruksi-instruksi yang ditulis oleh programer yang memerintahkan aplikasi untuk melakukan tugas tertentu, seperti malakukan perhitungan, memanipulasi data, membuka atau menjalankan aktifitas tertentu.

Letak Kode Program 
Pada aplikasi VB kode program biasanya dituliskan pada :
1) Objek Form
2) Kontrol
3) Modul Standar
4) Modul Standar

Jendela Kode

Penulisan kode program pada VB dilakukan pada sebuah jendela yang disebut jendela kode, didalam inilah semua proses pemrogramman seperti penentuan nilai dan variabel, menulis rumus, membuat prosedur dan sebagainya.

Cara Penulisan Program

  1. Event Procedure
    Private Sub namaKontrol_NamaEvent
      ………1) Event Procedure
    Private Sub namaKontrol_NamaEvent
      ……………
    End Sub
  2.  Komentar
    Syntak untuk komentar diatarannya :
    · dengan pernyataan ‘Rem’
    · dengan karakter apostrophe (‘)
    ……
    End Sub
DATA DAN VARIABEL
Data 

  1. Pengertian DataData adalah nilai mentah yang tidak memiliki arti jika berdiri sendiri. Data pada VB dianggap sebagai nilai-nilai yang bisa dimanipulasi dalam pembuatan program.
  2.  Type Data
    Type data dalam VB diantaranya :

  3. Variabel
    Variabel adalah tempat untuk menyimpan nilai-nilai atau data-data secara sementara pada aplikasi VB.
    Atau sebuah kotak penyimpanan untuk menyimpan dan mengambil data, seperti yang diperlihatkan pada gambar berikut :
  4.  Konstanta
    Beda dengan Variabel, konstanta yang sering disebut dengan literal adalah nilai yang tidak akan pernah berubah disepanjang aplikasi.
  5.  Operator
    Operator adalah perintah yang memanipulasi nilai atau ariable dan memberikan suatu hasil. Sedangkan
    Operan adalah data-data yang dimanipulasi oleh operator untuk memberikan suatu hasil.
     1) Operator Aritmatika
    Untuk melakukan perhitungan matematika.
    Macam-macam operator matematika :
    +, -, *, /, ^, & (atau +)
    2) Operator Perbandingan
    Untuk membadingkan membadingkan suatu nilai dengan nilai yang lain.
    Macam-macam operator Pembanding :
    =, >, <, >=, <=, <>
    3) Operator Logika
    Hampir sama dengan operator pembanding, yang fungsinya juga membandingkan dua buah nilai
    untuk menghasilkan nilai True atau False. Perbedaanya adalah operator logika berfungsi
    “membandingkan perbandingan”.
    Contoh :
     (total >10) and (biaya < 100)
    macam-macam operator logika :
    And, Or, Not
  6.  Array
    Array adalah sekumpulan variable yang memiliki nama dan tipe data yang sama pula. Karena merupakan kumpulan maka array memiliki anggota atau yang sering disebut sebagai elemen.Elemen array dapat diakses dengan menetukan sebuah nilai indeks integer yang akan digunakan untuk memilih atau menunjuk elemen array tersebut.
    Contoh penggunaan array adalah pada penyimpanan nilai seorang mahasiswa selama 10 kali
     mengikuti tes. Ilustrasinya sebagai berikut :

    Nama variable array di atas adalah A , memiliki 10 elemen. Nilai 1,2,3 … dst adalah nilai indeks untuk menunjuk elemen tertentu. Range yang digunakan pada array berdimensi satu di atas adalah 1 sampai dengan 10.
    1) Statemen Option Base
    Dalam pemakaian sebuah array kita akan memakai sistem range. Contoh pada array nilai di atas (array A) mengindikasikan sebuah array dengan range 1 sampai 10. 1 merupakan range nilai awal sedangkan 10 merupakan range nilai akhir.Nilai range awal sebuah array, dapat dimulai dengan  angka 0 (nol) atau 1 (seperti contoh di atas).Untuk dapat menentukan range awal sebuah array kita dapat menggunakan statemen/perintah Option Base.Format perintahnya adalah :

    Option Base 0  (untuk nilai awal 0) à default
     atau
    Option Base 1 (untuk nilai awal 1)
    2) Mendeklarasikan Array
    Seperti halnya variable, maka sebelum digunakan terlebih dahulu array harus dideklarasikan/dibuat.
    Syntax sbb:
     Dim namaVariabel (range awal torange akhir) As typeVariabel
    Contoh : Dim A(1 to 10) as Integer
    3) Menggunakan Array
    Setelah dideklarasikan, maka variable array sudah dapat digunakan dan diberikan nilai.
    Contoh penggunaannya :
    Dim A[1 to 10] as integer
    A[1] = 86
    A[2] = 90
    A[3] = 97
    A[4] = 100
    A[5] = 98
    A[6] = 79
    A[7] = 76
    A[8] = 55
    A[9] = 90
    A[10] = 100
    4) Mengubah dimensi array
    Untuk mengubah dimensi sebuah array digunakan perintah redim. Syntaksnya sebagai berikut :
    Dim A( ) as integer
    ‘diubah menjadi
    ReDi m A(10 to 15) as integer
    5) Fungsi LBOUND dan UBOUND
    Fungsi LBOUND digunakan untuk mengetahui indeks pertama sebuah array sedangkan fungsi
     UBOUND digunakan untuk mengetahui indeks terakhir sebuah array.
     Contoh :
     Dim awal, akhir as integer
     Dim A(3 to 9) as integer
     Awal = Lbound(A)
     Akhir = Ubound(A)
    6) Menghapus Array
    Untuk menghapus array dapat digunakan perintah ERASE.
    Contoh :
    Erase A ‘(menghapus array A)
  7. Inputbox
    Inputbox adalah fungsi yang menghasilkan kotak yang meminta input tertentu dari user. Input box
     menampilkan kotak dialog yang berisi kotak teks yang bisa di isi oleh nilai tertentu oleh user yang
     berupa string.
    Contoh :
    Membuat input box, syntaknya :
    strNamaVariabel = InputBox(pesan [, strJudul, strDefault, IntxPos, IntYPos])
    Contoh :
    Tanya = InputBox(“Masukkan Jam Alarm Aktif : “, “Alarm Aktif”, Time$)
  8. Msgbox
    Adalah fungsi yang menghasilkan kotak yang menampilkan pesan-pesan untuk user. Pesan ini  bisa berupa pesan peringatan, pesan error, pesan untuk mematikan suatu tindakan, dsb.
    Membuat Message box, syntaknya :
    strNamaVariabel = MsgBox(pesan [, intType, strJudul])
    Contoh :
    IntHasil = InputBox(“Input Anda Salah”, VBQuestion,”Warning !”)
     Hasil dari contoh diatas :
    Referensi : Dasar-Dasar Pemprograman VB- rezapunyandy