Hadirilah Laounching Program Kuliah Gratis Sumsel 22 Agustus 2015


kuliah gratis_feridi blog upi

Sumber : pak Junaidi Cintakasih (Grup FB Himpunan Mahasiswa Kemitraan Pemprov Sumsel)

Setelah lama dijanjikan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin akhirnya program kuliah gratis siap dicanangkan mulai tahun ini dengan ditandai peluncurannya pada 22 Agustus.

Kuota awal untuk program kuliah gratis hingga lulus sarjana ini akan ditetapkan sebanyak 2.000 mahasiswa.

Program studi yang diprioritaskan adalah ilmu teknik, kesehatan, dan pendidikan. Mengingat ketentuan bagi yang mengambil program tersebut bertujuan untuk meningkatkan sistem pendidikan dan kesehatan di Sumsel. “Direncanakan tahun ini,” ungkapnya, Rabu (22/4/2015).

“Sekarang ini telah dialokasikan dana sebesar Rp50 miliar yang diharapkan dapat mendukung secara maksimal seluruh program yang akan dijalankan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo mengatakan, meski dinamakan kuliah gratis namun ada bidang tertentu yang menjadi persyaratan untuk mengikuti program ini.

Program studi yang diprioritaskan adalah ilmu teknik, kesehatan, dan pendidikan. Mengingat ketentuan bagi yang mengambil program tersebut bertujuan untuk meningkatkan sistem pendidikan dan kesehatan di Sumsel. “Direncanakan tahun ini,” ungkapnya, Rabu (22/4/2015).

Pihaknya pun baru saja membicarakan teknis program kuliah gratis ini dengan tiga PTN di Sumsel, yakni Universitas Sriwijaya (Unsri), UIN Raden Fatah, dan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang.

Rencananya, pihak perguruan tinggilah yang akan melakukan seleksi kemudian disetujui oleh gubernur. Bagi yang memenuhi kriteria, maka akan diusulkan untuk mendapatkan program ini.

“Perguruan tinggi mempunyai hak untuk menentukan siapa yang mengambil prodi tersebut melalui jalur masuk ke perguruan tinggi bersangkutan, sehingga berhak mendapat kuliah gratis,” timpal dia.

Widodo menambahkan, selain PT di Sumsel pemerintah akan menggandeng beberapa Perguruan Tinggi (PT) di luar Sumsel bahkan luar negeri. Untuk kerjasama dengan PT di luar Sumsel belum diketahui.

Sementara untuk kerjasama dengan perguruan tinggi dari luar negeri dimungkinkan dengan Korea Selatan dan China.

Menurutnya, kerjasama dengan kedua negara ini bertujuan untuk mengembangkan SDM yang nantinya, dan salah satunya dalam persiapan menyongsong terbukanya kran Masyarakat Ekonomi Asean.

Dengan digulirkannya program tersebut, diharapkan semua anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan secara maksimal karena Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyediakan program pendidikan gratis dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Tidak ada alasan bagi masyarakat provinsi ini untuk tidak sekolah dan mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi, semua biaya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan akademis sudah disiapkan,” ujar Widodo.

Sumber :

FB : Himpunan Mahasiswa Kemitraan Pemprov Sumsel

daerah.sindonews.com

www.republika.co.id