MAKANAN DAN MINUMAN DALAM ISLAM


A. KONSEP DSAR HALAL DAN HARAM DALAM ISLAM

Halal merupakan hal yang apabila dilakukan tidak menumbulkan kerugian dan Allah SWT memperbolehkannya. Sedangkan haram adalah sesuatu yang dilarang Allah dan apabila melakukannya akan mendapat balasan siksaan tidak hanya di akhirat saja bahakan di duniapun bisa jadi mendapatkan balasannya. Sesuatu yang diharamkan oleh Allah semuanya ada maksudnya yaitu demi kebaikan manusia.

Ibnu Daqiq mengungkapkan bahwa dalm islam terbagi tiga macam hukum, yaitu halal, haram, syubhat. Syubhat adalah sesuatu yang samar-samar, yaitu dalilnya masih dalam pertentengan atau pembicaraan. Rasulallah pernah bersabda “barang siapa menjaga dirinya dari yang samar-samar itu, berarti ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya”.

B. HIDANGAN ISLAMI : HALAL DAN HARAM DALAM MAKANAN DAN MINUMAN

Maknan atau tha’am adalah segala sesuatu yang dimakan atau dicicpi. Makanan dan minuman mendapat posisi yang sangan penting dalam islam. Makanan atau miniman yang masuk ke tubuh kita akan secara langsung mempengaruhi tubuh kita, baik secara fisik maupun psikis. Abu Hurairah r. a. Meriwayatkan bahwa rasulallah SAW bersabda :
“perut adalah telaga bagi raga. Pembuluh-pembuluh darah berjuang padanya, jika perut sehat maka pembuluh-pembuluh itu akan sehat. Sebaliknya jika perut sakit, pembuluh darah akan sakit.”
Karena itu islam hanya membolehkan makanan dan minuman yang halal.

Al-Qur’an Hanya mengharamkan Al Khabaits (sesuatu yang buruk-buruk)
Yang termasuk Al khabaits adalah:
a.Bangkai
Bangkai adalah hewan yang asalnya halal tapi mati sebelum disembelih atau tidak disebut nama Allah atasnya, ada tiga jenis bangkai yaitu :
-Al Munkhainah, hewan yang mati karena tercekik
-Al Maukudzah, hewan yang mati karena terpukul oleh tongkat atau alat sejenisnya
– Al muraradiyah, hewan yang jatuh dari ketinggian hingga mati
-Al natihah, hewan yang ditanduk oleh hewan lain hingga mati
-Hewan yang dimakan hewan buas.
Kelima jenis bangkai ini akan halal jika sempat untuk disembelih sebelum mati.
b.Darah
c.Babi
d.Binatang yang disembelih atas nama selain Allah
e.Arak

C. SERTIFIKASI HALAL

Di Indonesia lembaga resmi yang berhak dan berwenang menginformsaikan keharaman atau kehalalan suatu prodak makanan kepada umat islam adalah LP POM MUI (Lembaga pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. Lembaga ini dibentuk untuk membantu Majelis Ulama Indonesia dalam menentukan kebijaksanaan, merumuskan ketentuan-ketentuan, rekomendasi dan bimbingan yang menyangkut pangann, obat-obatan, kosmetika sesuai dengan ajaran Islam.